TERLALU INDAH FAKULTAS TEKNIKKU

Share:



         Pepatah mengatakan ‘’Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta’’, mungkin ini menjadi suatu hal alasan kenapa saya ingin menuliskan dan ingin menyampaikan keresahan yang selama ini terlalu lama di pendam atas dasar ketakutan. Bertolak belakang dengan pepatah di atas yang menyatakan tak kenal maka tak sayang nyatanya semakin diri ini kenal terhadapmu, ternyata kau semakin membenciku dan tidak peduli terhadapku, tak sayang maka tak cinta jangankan pengorbanan cinta yang kau berikan melainkan ketidak pedulian dan ancaman yang selalu kau tegaskan.

         Mungkin itu sedikit gambaran tentang perasaan saya terhadap kondisi Fakultas Teknik UNJ saat ini, ada yang mengatakan Fakultas Teknik adalah fakultas Terfavorit, fakultas teknik adalah fakultas yang paling banyak peminatnya, dan fakultas teknik adalah fakultas terbaik di Universitas Negeri Jakarta, dan saya katakan itu semua benar. Karena kita ketahui di setiap tahun ajaran barunya FT UNJ menerima mahasiswa baru berjumlah 1000 sampai dengan 1200 mahasiswa, ini dikarenakan peminatan yang besar dan di tambah juga dengan penawaran keberadaan Prodi-Prodi di dalamnya, tercatat jumlah Prodi untuk jenjang S1 dan D3 berjumlah 17 Prodi sampai dengan saat ini Juli tahun 2018. Dan ini juga menjadikan FT sebagai pemegang jumlah mahasiswa terbanyak secara angkatan maupun keseluruhan sampai dengan saat ini.

        Namun dari citra baik fakultas teknik di luar sana, di sisi lain ada hal yang amat miris pula terkait dengan  kondisi FT nyatanya. Mulai dari fasilitas yang ada, sistem akademik yang di jalankan, sampai dengan pelayanan kemahasiswaan yang selalu mahasiswa keluhkan. Semua itu menjadi bahan evaluasi dan catatan untuk saya selaku salah satu mahasiswa di fakultas teknik itu sendiri. Namun dari kenyataan di atas yang jadi perhatian besar adalah mahasiswa yang dalam hal ini sebagai objek enggan bahkan takut untuk menyampaikan semua keresahan dan keluhannya, padahal kita ketahui Fasilitas yang memadai, sisitem akademik yang lancar dan baik, sampai dengan pelayanan kemahasiswaan yang optimal adalah HAK WAJIB di dapatkan untuk seluruh mahasiswa fakultas teknik. Bahkan yang paling menyedihkan ketika saya berbincang dengan salah satu mahasiswa di salah satu Prodi, ia menyampaikan bahwa ada salah satu oknum dosen yang meminta uang/barang terhadap mahasiswa sebagai syarat lulus dalam matakuliah yang ia ajarkan, yang lebih mengejutkan adalah praktek ini sudah di jalankan dari angkatan-angkatan sebelumnya, namun mereka enggan untuk mengatakan kalau itu salah, bahkan kepasrahan mereka untuk mengeluarkan uang tersebut mereka sebut dengan istilah  ZAKAT DOSEN. Mungkin itu baru satu orang dari salah satu prodi yang ada di fakultas teknik, belum di tambah dengan orang-orang yang saya temui lainnya, yang juga menyampaikan keresahan terhadap kondisi fakultas teknik. 

       Maka dari itu, denggan keberanian dan dasar cinta terhadap Fakultas Teknik saya mewakili Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEMFT) beserta Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Teknik (BPMFT) mengadakan sebuah agenda DISKUSI CIVITAS AKADEMIKA FAKULTAS TEKNIK (DIVA FT). Yang mana agenda ini bertujuan untuk mempertemukan seluruh Mahasiswa FT dengan jajaran Dekanat dan seluruh Ka.Prodi yang ada di Fakultas Teknik sehingga permasalahan-permasalahan yang selama ini mahasiswa FT pendam bisa di sampaikan langsung di sana, dengan tujuan untuk mencari solusi bersama.

      Maka dari itu juga, moment baik ini jangan sampai kita lewatkan begitu saja, karena kata perbaikan harus selalu kita gelorakan agar cita-cita FT sebagai Fakultas Terbaik bisa sama-sama kita wujudkan.



Muhamad Abdul Basit (Abbas)
Ketua BEMFT 2018
081384249406

Tidak ada komentar

Silakan Beri Komentar dengan kalimat yang santun